Sunday, November 10, 2013

TEORI KEPEMIMPINAN (SEBUAH TAKDIR)

0 comments
Teori Kepemimpinan (Sebuah takdir)
Oleh Sawiyanto, M.A

Sebuah keyakinan yang dimiliki oleh Bangsa Yunani dan Roma bahwa seorang kepemimpinan itu adalah dilahirkan dan bukan diciptakan, dan itu yang dinamakan teori "The Great Man". Menurut teori ini, jika seseorang dilahirkan sebagai pemimpin maka ia akan menjadi pemimpin. Bagaimana dengan Firman Allah SWT berikut ini : "Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada Para Malaikat: "Sesungguhnya aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, Padahal Kami Senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui." QS al Baqaroh (2) ayat 30.
Ini memaknakan bahwa seorang pemimpin itu pada dasarnya adalah di "Jadikan", dalam arti yang luas adalah siapa saja bisa menjadi seorang pemimpin. Lihat sebuah hadis "Ibn umar r.a berkata : saya telah mendengar rasulullah saw bersabda : setiap orang adalah pemimpin dan akan diminta pertanggungjawaban atas kepemimpinannnya. Seorang kepala negara akan diminta pertanggungjawaban perihal rakyat yang dipimpinnya. Seorang suami akan ditanya perihal keluarga yang dipimpinnya. Seorang isteri yang memelihara rumah tangga suaminya akan ditanya perihal tanggungjawab dan tugasnya. Bahkan seorang pembantu/pekerja rumah tangga yang bertugas memelihara barang milik majikannya juga akan ditanya dari hal yang dipimpinnya. Dan kamu sekalian pemimpin dan akan ditanya (diminta pertanggungan jawab) darihal hal yang dipimpinnya." (Buchary, Muslim).
Pada dasarnya teori kepemimpinan terdiri atas: Pertama: Teori Kepemimpinan Klasik, yang meliputi: (1) Gaya Kepemimpina Model taylor, (2) Gaya Kepemimpinan Model Mayo, (3) Studi Iowa, (4) Studi Ohio, (5) Studi Michigan. Kedua: Teori Kepemimpinan Modern, yang meliputi: (1) Sifat-Sifat (Traits), (2) Perilaku (Behavioral), (3)Situasional (Kontingensi), (4) Transaksional, (5) Tranformasional, dan (6) Pancasila.

TEORI PENDEKATAN SIFAT-SIFAT (TRAITS APROACH THEORY)
Teori ini mendasari pada pendekatan sifat seseorang dengan cara: 1) membandingkan sifat yang timbul sebagai pemimpin dan bukan pemimpin, 2) membandingkan sifat pemimpin yang efektif dengan pemimpin yang tidak efektif. Pemimpin yang efektif tidak berdasarkan pada sifat manusia tertentu, tetapi terletak pada seberapa jauh sifat seorang pemimpin dapat mengatasi keadaan yang dihadapinya. Sifat-sifat yang dimiliki oleh seorang pemimpin ynag efektif adalah: 
1, Ketakwaan;
2. Kejujuran;
3. Kecerdasan;
4. Keikhlasan;
5. Kesederhanaan;
6. Keluasan Pandangan;
7. Komitmen;
8. Keahlian;
9. Keterbukaan;
10. Keluasan Hubungan Sosial;
11. Kedewasaan;
12. Keadilan;
Jika kita tarik benang lurus dari  sifat seorang pemimpin yang efektif kedalam suatu persyaratan bagi karakteristik seorang Kepala Sekolah yang efektif adalah:
1. Adil dan tegas dalam mengambil keputusan;
2. Membagi tugas secara adil kepada guru;
3. Menghargai partisipasi staf;
4. Memahami perasaan guru;
5. Memiliki visi dan berupaya melakukan perubahan;
6. Terampil dan Tertib;
7. Memiliki kemampuan dan efisien;
8. Memiliki dedikasi dan rajin;
9. Tulus;
10. Percaya diri;

0 comments: